Tuesday, August 17, 2010

Bike Equipment: Jas Hujan untuk sepedahan

Bawa jas hujan untuk sepedahan lumayan ribet, selain ukuran nya besar (kalau yang bagus), juga umumnya kaku bentuknya. Untuk sepedahan di daerah Bogor dan sekitarnya yang terkenal dengan curah hujan tinggi, kesiangan  atau kesorean sepedahannya sedikit kemungkinan turun hujan cukup tinggi. Tidak pakai jas hujan waktu sepedahan sudah pasti membuat basah semua, menguras stamina karena menjaga suhu badan, dan setelah sepedahan tentunya ada resiko terkena flu dan penyakit lainnya. Apalagi sepedahan di ketinggian suhu rendah semakin membuat badan turun staminanya. Sudah tentu mengurangi konsentrasi dan meningkatkan bahaya.

Jas hujan ini dibeli waktu pameran harganya dibawah 100rb. Warna transparant, dan ada lubang angin di area ketiak, sehingga memberikan aliran udara (jika tidak tetap saja basah karena keringat alias kepanasan di dalam seperti di sauna). Masalahnya bahan kaku dan sulit ditekuk sehingga perlu tas back pack yang cukup besar ukurannya. Sepertinya buatan lokal Folkel, yang ini logo nya Fox. Ada juga reflector strip di bagian belakang untuk menambah safety. Bagian depan ada retsleting dan velcro untuk flap (penutup retsletingnya).



Lubang udara


Jas hujan ini ada di tempat perbelanjaan cukup beken di Botani Bogor, didalamnya ada counter REI peralatan outdoor sepertinya buatan lokal. Terobosan unik karena buka counter di dalam pusat perbelanjaan. Dulu ada Alpina yang terkenal dan terakhir Eiger yang buka toko di berbagai kota. Harga jaket ini relatif murah, dengan bahan yang cukup tebal dan berlapis. Hanya saja ini ditujukan lebih untuk trekking biasa bukan sepedahan. Meski sepertinya tahan hujan dan angin tapi bakalan kepanasan untuk jangka panjang. Masalah lain ukurannya yang tebal tidak bisa dibungkus kecil sehingga sulit dibawa di back pack sepeda yang umumnya berukuran sedang/kecil.
Zippered pocket di saku pinggang
Hood kepala dengan pengikat

Jaket hujan yang satu ini ada di salah satu toko perkakas terkenal di Jakarta selatan daerah Blok M, iseng sedang lihat-lihat peralatan outdoor ada jaket unik yang ternyata cukup tipis, ringan dan tetap tahan air, serta dilengkapi lubang udara di belakang, serta reflective strip meski kecil dan mungkin tertutup back pack. Yang lebih lagi, ukurannya saat di gulung dan dimasukkan kantung pembawanya ternyata cukup kecil dan compact. Sangat friendly untuk para goweser outdoor yang tidak mau membawa beban terlalu banyak.  Harganya memang relatif cukup mahal tapi dibandingkan jaket2 luar negeri khusus sepedahan yang ini tetap jauh lebih murah. Ada warna merah dan abu2 kalau tidak salah, warna merah lebih bisa terlihat di antara kabut, hujan dan hutan belantara kalau mau memang pergi ke outdoor, waktu ke RA kemarin sempat di coba, dan tahan hujan serta angin dingin, ada fitur velcro strap di pergelangan tangan agar lebih ketat, tutup kepala juga ada pengikat, dan retsleting sampai ke leher, Setelah hujan reda, buka jaket, dan malas buka tas, langsung gulung dan masukkan ke kantung celana ternyata muat sangat memudahkan. Hanya saja bagian retsleting utama tidak  ada lapisan penutup sehingga kalau hujan deras bisa terjadi rembesan ke dalam, dan karena bahan tipis tentunya tidak setahan jaket lain untuk perlindungan terhadap benturan atau gesekkan dengan benda keras. Recommended

Ada lapisan dalam 
Reflective strip
Lubang udara di bagian belakang
Gulung dengan ukuran kecil dan dipadatkan
Masukkan ke dalam kantungnya yang berukuran kecil. Berat keseluruhan sangat ringan






No comments:

Post a Comment