Tuesday, May 18, 2010

Bike Equipment: Review Pribadi Shimano Component

Karena pernah pakai beberapa komponen sepeda buatan Shimano mulai dari Tourney TZ, Alivio, Deore, Deore XT dan RD XTR (yang terakhir belum sanggup pakai groupset). Terutama di komponen RD, FD, Shifter dan Crankset.

Disclaimer:
Sebelum review tentunya disclaim dulu karena ini adalah pengalaman pribadi dan tentunya bisa berbeda bagi setiap orang. Review ini juga bukan review teknis dengan detil spec dll, hanya sekedar overview saja.

Kalau sudah pernah merakit sendiri atau pesan sepeda custom dan tentunya memakai berbagai komponen paling tidak ada yang dirasakan perbedaannya.

Shimano Tourney TZ (6-7 speed RD )
Pengalaman pakai komponen ini tentunya di level yang cukup dibawah yaitu pakai Seli murah Wim Pocket Rocket 6 speed dengan shifter model putar dan Element City 7 speed dengan shifter model push-pull atau trigger shifter. Secara umum sesuai denagn kelasnya, komponen ini tentunya memiliki kelebihan di harganya yang relatif murah. Kalau dari segi kualitas, sesuai dengan harga beberapa pulley dibuat dari bahan plastik yang tentunya jangka panjang diragukan ketahanannya. Namun untuk pemakaian kasual dan jarang/paling banter weekend putar2 kompleks atau sekitar kota jarak dekat sih tidak masalah. Kalau pemakaian berat tentunya cepat aus. Dari segi shifting nya cukup ok asal setelan nya pas. Namun itulah masalahnya karena mendapatkan setelan yang pas tidak mudah karena baut setelan maupun presisinya cukup kurang, sehingga kadang2 cepat berubah setelah beberapa lama pemakaian. Selain itu sesuai setelannya terkadang suara berisik gesekan komponen (setel diatas bagus dibawah bunyi, maupun sebaliknya), atau karena memang nyetelnya masih kurang canggih ya :):). Ini setelah berulang kali di setel.

Shimano Alivio (7-8 speed RD atau 21 - 24 speed dengan 3 gear depan)
Komponen Alivio dipakai waktu bangung si putih Kuwahara, untuk top end komponen 8-speed. Alivio RD, FD, Crankset tidak mengecewakan karena presisi setelan cukup mudah dicapai baik di FD maupun di RD, kualitas shifting juga cukup ok meskin shifter memakai komponen Altus (mungkin lebih terasa lagi kalau pakai Alivio). Tidak terjadi ghost shifting jika setelannya pas, dan tidak terlalu banyak bunyi gesekan saat pindah. Meski tetap tidak sesenyap komponen diatasnya. Secara berat memang tidak diukur namun digunakan komponen yang standar baik sprocket 8-speed cassette standar, dan rantai untuk 8-speed standar saja (non HG). secara overall sudah mumpuni untuk cross trainer bike, city bike, dan off road ringan (mungkin kalau tanjakan nya parah 8-speed sendiri sudah kehabisan opsi). Overall cukup puas dengan Alivio. Terakhir Seli Element City dengan 7-speed juga diupgrade RD nya dengan Alivio (yang notabene untuk 8-speed) setelah di tips oleh Pak Oki, langsung setel limit atas dan bawah sesuai sprocket 7 speed dan adjust ketegangan kabel shifter yang pas langsung tokcer.

Shimano Deore (9-Speed atau 27 speed dengan 3 gear depan)
Pengalaman menggunakan komponen RD, FD dan Shifter RD di Giant Terrago, meski crankset menggunakan non series. Secara umum beda 9-speed dengan dibawahnya Alivio 8-speed jelas jumlah speednya nya yang di MTB total 27 speed combination dibandingkan 24-speed. Namun dari segi pemakaian sih tidak terlalu beda, memang shifter terasa sedikit lebih presisi, namun tidak terlalu significant sampai2 terasa berbeda jauh dibandingkan Alivio. Namun demikian 9-speed sangat berguna bila digunakan untuk rute yang lebih ekstrim terutama tanjakan karena ada opsi sprocket belakang hingga 34 gigi dan posisi depan 22 tentunya banyak digunakan nanjak di tanjakan curam lebih dari 45 derajat. Seperti para sesepuh bilang, perbedaan bahan yang digunakan tetap berpengaruh karena dari bobot dan ketahanan bahan tentunya terlihat di beberapa bagian. Namun sebagai orang yang awam terhadap detil komponen hal ini jadi tidak terlalu jelas kualitas bahan apa yang berbeda. Selain tentunya gengsi menggunakan Deore Set.

Shimano Deore XT dan XTR
Saya gabung bahasannya karena XTR sendiri hanya dirasakan di komponen RD saja selebihnya pengalaman XT set lebih banyak (minus disc brake, wheelset dsb). Sesuai dengan spek nya menurut info Deore XT sendiri diperuntukkan untuk racing dibawah XTR yang merupakan kasta tertinggi. Jadi ada bedanya ngak sih dipemakaian sebenarnya?
Kalau yang sudah jam terbang tinggi mungkin bisa langsung membedakan peningkatan yang dirasakan atau perbedaannya.Yang jelas berat total groupset XT, XTR memang berbeda dari seri SLX atau Deore dibawahnya, (menurut spec) dan juga bahan pembuatnya banyak bahan2 eksotis yang digunakan semakin tinggi kastanya.
Menjawab pertanyaan apa bedanya di pemakaian langsung, yang langsung terasa adalah kepresisian shifting yang lebih mantap, pada saat pindah tidak ada kedengaran gesekan yang masih sedikit terdengar di Deore set atau Alivio ataupun jeda pindah/shifting delay. Di XT atau bahkan RD XTR pada saat tombol shifting ditekan naik atau turun maka shifting langsung pindah ke gigi yang diinginkan dengan mulus (NOTE: tentunya jika teknik shifting sudah benar, kalau pakai XT/XTR belum bisa shifting dengan benar tentunya tetap saja rantai terkenan tekanan yang besar dan suara berisik tetap ada). Tombil Shifter XT juga lebih bagus kualitas nya. Lebih dari itu sekali lagi memang tidak terlalu ada perbedaan mencolok sekali. Tentunya sekali lagi ini perasaan /pengalaman pribadi yang bisa berbeda. Selain itu gengsi sekali lagi pakai XT/XTR mungkin bagi sebagian orang cukup penting.

Summary
Pernah denger penjual toko bilang, pakai yang biasa dulu aja nanti kalau sudah biasa bersepeda baru upgrade. Anjuran ini ada benarnya, karena bagiamana kita bisa tahu ada perbedaan atau tidak kalu kita langsung pakai XT/XTR misalnya terus bilang komponen ini mantep banget kalau belum pernah pakai komponen yang lebih rendah (alasan juga sih belum sanggup beli yang lebih mahal). Tapi disinilah salah satu seni upgrade sepeda. Karena memang kalau tidak perlu dan tidak sanggup toh, Faktor Tenaga dan Kemampuan fisik jauh lebih penting dibandingkan komponen dan gengsi. Sering dengar banyak yang pakai komponen mahal tapi endurance nya rendah, jadi tidak bergunalah upgrade atau komponen mumpuni tersebut. So balik lagi... sepedahan dulu,... latihan dulu... baru upgrade... emang anjuran yang top markotop... Selamat bersepeda.


Note:
Di Shimano, urutan groupset untuk sepeda MTB
Tourney 21-speed (3 x 7 speed - 3 gear depan, 7 gear belakang/sprocket)
Altus 24-speed
Accera 24-speed
Alivio 24-speed
Deore 27-speed
SLX 27-speed
XT 27-speed
XTR 27-speed

Ada lagi Saint untuk downhill (kadang SLX juga dipakai buat yang extreme krn ada 2 gear depan selain 3 gear depan standard chainwheel)

Adalagi saingan Shimano di MTB yang juga tidak kalah kualitasnya yaitu SRAM yang punya urutan
SX-4
SX-5
X-7 (Setara Deore?)
X-9 (Setara XT)
X-0 (Setara XTR)
Belum lagi varian2 masing2 kelas ada yang pakai SGS (Shadow Long Cage Deraileur), GS (Long Cage) and SS (short cage). tentunya dengan fungsi dan penjelasan yang lebih teknis... sampai disini cukup dulu karena kalau tidak bisa panjang banget artikelnya

3 comments:

  1. artikel inimemberi info pd saya mengenai beda XT & XTR. akhirnya menyadarkan saya bahwasannya bersepeda bukan harus memakai group set mahal untuk gengsi gede.
    Thanks atas artikel plus nasehatnya!

    ReplyDelete
  2. Tq Gan atas informasinya. Saya sendiri pakai komponen gado-gado. Rd alivio 9 speed. ...shifter pakai acera. Lumayan gak banyak keluhan.... (gak boleh ngeluh lah kalo gado gado) hehehe

    ReplyDelete
  3. Tq om untuk infonya..
    kalo boleh tanya sedikit, soal shifter front derailleur/shifter kiri..
    Saya lagi nimbang mau upgrade shifter, skrg masi pakai shifter alivio, kira-kira kalo di upgrade ke shifter deore, perubahannya cukup drastis ga ya dari sisi switching button-nya, kan shifter fd yg alivio untuk menaikkan gear chainring ke yg lebih besar sedikit "dalem"..

    ReplyDelete