Sunday, August 1, 2010

Sepedahan Bersama: Gn Pancar 2 dan Turun Off Road

Sebenarnya sepedahan kali ini iseng aja dan ajak Bro Aloy, tadinya ada rencana anak2 berenang jam 10 jadi cari yang lumayan agak jauh tapi bisa pulang cepat. Akhirnya diputuskan ke Gn Pancar. Karena anak2 ngak jadi berenang jadi agak santai, tetapi pengin cepat aja baliknya.
Berakngkat dari rumah sekitar jam 6:15, Bro Aloy tiba skt jam 6. Langsung siap2 jalan ke arah Sentul Belanova lewat off road pinggir Tol. Sampai di Sentul makan waktu sekitar 30 menit agak santai, ngikutin pace Bro Aloy.
Dari situ langsung tancap gowes ke arah Babakan Madang (setelah mendekati gerbang Sentul) belok kiri ke arah jalan Babakan Madang (belok kanan di pertigaan).
Lumayan agak jauh dan menguras stamina, makan pagi cuman diisi roti, Bro Aloy tampak lumayan kecapaian. Setelah istirahat sebentar di warung dekat Jembatan, ada beberapa goweser yang lewat tampak mau naik ke atas juga sepertinya.
Setelah tiba di pertigaan ke arah Gn Pancar jalan turun sedikit lalu langsung nanjak 45 derajat dan tanpa henti sampai pintu gerbang. Tadinya pengin tidak berhenti akhirnya sempat berhenti sekali. Lumayan lah dulu pertama kali berhenti 2 kali dan cukup lama kali ini stamina dan otot kaki lebih terasa kuat. Namun tetap saja sampai di pintu gerbang Gn Pancar kaki mulai lemas otot panas karena cukup di paksa nanjak. Bro Aloy juga lumayan kecapaian karena baru pertama tapi gigi tetap mencoba nanjak. Sampai di gerbang bayar 2000 per orang. (Dulu digetok 7000 wah sial juga). Langsung jalan nanjak lagi di hutan pinus. Sampai di pertigaan ke arah Giri Tirta tadinya mau coba ke sana dulu jalan off road macadam namun setelah tanjakan pertama terlihat jalan menurun dan kebayang jalur kembalinya nanjak lagi, bikin malas aja karena di daerah Giri Tirta sudah pasti ngak ada Warung untuk istirahat, akhirnya diputuskan putar balik dan kembali ke tanjakan ke Gn Pancar dan berhenti di Warung tempat nongkrong para DownHiller.
Pagi itu sudah ada yang DH sendirian padahal semalam hujan besar sudah kebayang jalan tanah pasti licin habis. Ternyata benar, pas lagi nongkrong minum teh manis hangat dan makan Pisang goweser DH yang baru naik lagi pakai pick up (wah ngak aci nih para DH memang malas ya). Cerita waktu turun licin abis di dorong aja licin, tapi ternyata ada 2-6 orang yang datang bersamaan langsung menurunkan tunggangannya. Ada yang Pakai Intense DH, SantaCruz, Glory dsb, mantap memang perlengkapannya.
Setelah minum teh manis hangat dan embat 2 pisang langsung diputuskan untuk balik karena jam mendekati jam 9. Kali ini tidak turun di jalur aspal namun ambil ke arah kiri jalan macadam off road untuk turun ke arah Sentul mau coba jalur off roadnya. Waktu turun sempat tanya dan diarahkan ke jalur villa bukan ke Sentul jadi putar balik lagi. Dan setelah menemukan jalan yang tepat langsung melaju turun di jalur tanah yang cukup licin namun padat. Seat post langsung di drop dengan gravity dropper biar asyik dan kaki bisa menapak.
Di jalan turun ketemu hiker 2 orang dari bawah sekalian tanya jalur nya benar, dan sekaligus dapat info jalan parah, dan jeblok. Hmm... namun sudah kepalang akhirnya tetap di laju turun. Ternyata benar jalur tanah merah bergelombang besar, sempat nyusruk pelan setelah menabrak gundukan tanah setelah direm mau ambil jalur lain, terlambat untuk pelan jadi tidak ada apa cuman tanah nyangkut ke handle dan kena GPS.
Jalur tanah tambah parah dengan tanah merah gembur yang melesak bila dilalui, pilih jalur hati2 dan yang parah tanah nempel abis di ban dan nyangkut di chain stay sehingga ban sulit bergerak.
Akhirnya ketemu sungai langsung cari jalur turun ke sungai untuk cuci ban dan chainstay dulu melepaskan lumpur tanah merah yang nyangkut.

Cuci ban bareng Bro Aloy


Setelah cuci ban selesai jalan dilanjutkan masuk kampung ke arah Sentul lewat sebuah tembok yang dibobol. Ternyata jalan tembus dan tiba di bagian Sentul diseberang Bukit Sentul. Hanya saja lewat sini ada satu yang tidak enak nanjak lagi ke arah Taman Fantasi Taman Budaya, lumayan stamina yang sudah terkuras dan belum sarapan yang benar disuruh nanjak lagi. Setelah itu turun ngebut ke arah Bellanova, dan kembali ke jalur pingir Tol tak terasa jam bergerak terus. Sambil nunggu Bro Aloy yang ketinggalan dibelakang. Sampai dirumah cukup cape juga, apalagi Bro Aloy yang baru pertama gowes lebih dari 2 jam an. Meski pelan2 dan dengan gigih akhirnya sampe di rumah dan langsung tancap pulang. Saya sendiri mandi dan langsung berangkat lagi untuk menunaikan tugas belanja mingguan ke supermarket bareng keluarga. Minimal sudah ketemu jalur off road ke Gn Pancar.
Peta Jalur Gn Pancar dan Off Road turun


Jalur GPS dapat dilihat di www.gpsed.com
http://www.gpsed.com/track/3594969682872229743

Saturday, July 31, 2010

Sepedahan Sendirian: Rumah-Katulampa

Seminggu tidak gowes terutama di hari Rabu pagi karena hujan terus paginya. Hari sabtu pagi cuaca cerah langsung gowes sendiri (biasanya gabung dengan crew toko All About Bike Bangbarung), karena skt jam 10 sudah harus di Hermina ngantar anak periksa mata dan yang satu sakit perut terus.

Dengan si speedy biru Giant Terago dan clipless pedal langsung tancap kecepatan tinggi ke arah katulampa. Kali  ini latihan gowes dengan chainset terbesar untuk melatih otot kaki. Lumayan ngebut namun sampai di pintu Villa Duta sepertinya stamina menurun, dan mulai gowes dgn mid chainring lagi ke arah Katulampa agar tidak bosan ambil kekiri di pertigaan untuk menyusuri jalan tol Jagorawi dulu baru turun menyusuri kali Ciliwung ke bendungan katulampa dan kembali ke villa duta dan pulang ke rumah. Ketemu beberapa teman AAB yang baru naik mau kearah Gn Geulis.
Peta track

Link GPS lengkap dapat dilihat di www.gpsed.com
http://gpsed.com/track/3594969682872229473

Saturday, July 10, 2010

Sepedahan Bersama: Bareng crew All About Bike - Bangbarung

Janjian dengan Mang Uwai untuk ikutan sepedahan hari Sabtu ke Gunung Geulis, ada lima orang yang ikutan Mang Uwai, Didiek, Teguh, Hendi. Ternyata rute lewat Cimahpar ke arah pintu Ciawi, seperti yang pernah di gowes sendiri beberapa waktu lalu. Namun sesampainya di pertigaan Katulampa gowesan di lanjutkan naik ke atas (oh ya kali ini ke pertigaan ambil jalur kanan jalan tol bukan jalur kiri). Jalur ini pernah dilalui pas gowes sendirian dari gadog kembali ke pertigaan (waktu itu jalur offroad penuh lumpur habis hujan lebat). Meski malamnya sempat hujan namun tidak terlalu besar.
Oh Ya di tengah perjalanan sekitar tanjakan yang lumayan berat dari pertigaan katulampa ke gadog, Bung Hendi dan Teguh menghilang sepertinya putar balik alasan kerusakan rem. Sehingga gowesan tinggal bertiga Mang Uwai, Didik dan penulis sendiri.
Jalur berlawanan ini ke arah gadog, sampai pertigaan lalu belok kiri dan langsung masuk ke arah timur naik. Mulai dari sini jalanan nanjak terus. Diselingi aspal, macadam dan jalan tanah. Sampai ketemu pertigaan ke arah rainbow hill/km 0 dan ke kiri ke Gn Geulis. Turunan aspal kecepatan tinggi bisa di peroleh disini, ditambah setelah warung nanti.
Sampai di Gn Geulis mampir di warung untuk istirahat sebelum melanjutkan turun bukit. Minum teh manis hangat + pisang untuk mengisi bahan bakar lagi. Ketemu goweser dari Cibinong yang gowes sendiri ke Gn Geulis dengan Specialized Hardrock nya, ransel ukuran besar dan tubung yang bongsor. Mantap tekadnya, ternyata sudah menjelajah sendirian kemana2.
Setelah selesai isi bahan bakar langsung dilanjutkan sepedahan turun bukit dengan kecepatan tinggi mencapai lebih dari 60km an per jam... kalau tidah hati2 bisa nabrak goweser di depannya karena keasyikan. Dilanjutkan ke arah Adventure camp dengan plang besar "Ulah Ulin Di die" alias jangan main disini bukan untuk umum hehe. Tetep dimasuki nanmun ambil jalur sebelah kanannya, jalan didominasi turunan cepat di jalan makadam, tanah dengan beberapa drop off kecil... kebut terus jangan disia siakan teriak mang Uwai... mantap juga, sayang cuman sebentar track nya...
Dilanjutkan masuk jalan2 kampung dan tembus di jalan datang dari arah Cimahpar, kali ini jalan pulang ambil ke arah perumahan Bogor LakeSide, dan menjelang pintu tol bogor ambil jalan kampung dibawah jalan tol masuk terowongan tembus di bawah tanjakan jembatan tol. Lumayan dapat jalan alternatif... kalau ingat lagi jalan kampungnya. Sayang GPSed nya sudah dimatikan sejak masuk jalur Bogor Lakeside.

Ini link ke jalur offroad dan nanjak ke Gn Geulis, digabung dengan jalur ke gadog waktu lalu agar lebih jelas.
http://www.gpsed.com/track/3594969685222908801

Jalur dari Gadog ke Gn Geulis balik ke Bogor Lakeside

Thursday, July 8, 2010

Sepedahan Sendiri: Pemanasan Setelah Prei 1 minggu lebih

Setelah prei sepedahan karena jalan2 untuk liburan anak, hari kamis sepedahan sendiri rute latihan biasa yang diperpanjang dari rumah, lanjut ke villa duta, sampai pintu gerbang balik lagi lalu belok ke bang barung dan kembali ke jalan baru dan putar balik ke rumah total 14 km ditempuh 41-45 menit. kalori 250 an. Nonstop tanpa istirahat... lumayan.